"Tiada yang lebih baik dari dua kebaikan : Beriman pada Allah dan bermanfaat bagi manusia. Tiada yang lebih buruk dari dua kejahatan : Syirik pada Allah dan merugikan manusia" (dari berbagai sumber)
Setelah menyelesaikan babak group, Liga Champion Eropa mulai memasuki babak 16 besar. Di babak enam belas besar kali ini, Jose Mourinho akan kembali Chelsea (setelah 2 tahun sebelumnya dia dipecat dari Chelsea) namun kali ini dia akan membawa team asuhannya Inter untuk menantang Chelsea dan membuktikan siapa yang terbaik dan layak melaju ke babak perempat final.
Di pertandingan lain Beckham pun akan kembali ke stadion tempat dimana dia dibesarkan dulu, kali ini bersama teamnya Ac Milan akan mencoba untuk menaklukan Setan Merah Manchester United di Old Trafford.
Juara bertahan Barcelona akan menghadapi team Jerman Stuttgart sedangkan Pasukan Sang Profesor The Young Gun Arsenal akan ditantang oleh wakil dari Portugal FC Porto. Selengkapnya inilah jadwal Babak 16 Besar Liga Champion 2009, sebagai catatan Juara Group akan menjadi tuan rumah pada pertemuan kedua.
Internationale vs Chelsea
Lyon vs Real Madrid
Milan vs Manchester United
Olympiakos vs Bordeaux
FC Porto vs Arsenal
CSKA Moscow vs Sevilla
Stuttgart vs Barcelona
Bayern Munich vs Fiorentina
Jadwal Lengkapnya sebagai berikut :
Pertandingan
Pertemuan 1
Pertemuan 2
Olympique Lyonnais vs Real Madrid CF AC Milan vs Manchester United FC FC Porto vs Arsenal FC FC Bayern München vs ACF Fiorentina VfB Stuttgart vs FC Barcelona Olympiacos FC vs FC Girondins de Bordeaux FC Internazionale Milano vs Chelsea FC PFC CSKA Moskva vs Sevilla FC
16 Februari 2010 16 Februari 2010 17 Februari 2010 17 Februari 2010 23 Februari 2010 23 Februari 2010 24 Februari 2010 24 Februari 2010
10 Maret 2010 10 Maret 2010 09 Maret 2010 09 Maret 2010 17 Maret 2010 17 Maret 2010 16 Maret 2010 16 Maret 2010
Pertemuan pertama akan berlangsung pada tanggal 16-17 dan 23-24 Februari sedangkan pertemuan kedua akan berlangsung pada 9-10 dan 16-17 Maret 2010.
Ditekuk Oman, Indonesia Tersingkir Kualifikasi Piala Asia 2011
Dimas Ramadani
06/01/2010 20:27
Charis Yulianto dan Isnan Ali (kiri) berebut bola dengan pemain Oman, Ismail Sulaiman pada partai penyisihan Pra-Piala Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (6/1). FOTO ANTARA/Prasetyo Utomo
Liputan6.com, Jakarta: Indonesia gagal mewujudkan ambisi lolos ke puataran final Piala Asia 2011 di Qatar setelah kalah 1-2 dari Oman pada lanjutan babak kualifikasi Grup B, Rabu (6/1) malam. Kekalahan ini juga memastikan Indonesia terpuruk di dasar klasemen dengan perolehan tiga poin.
Sesuai janjinya, pelatih Timnas Indonesia, Benny Dollo menerapkan strategi menyerang dengan menurunkan tiga penyerang sekaligus. Boas Salossa yang terlambat masuk pelatnas diturunkan bersama dengan Budi Sudarsono untuk menopang Bambang Pamungkas.
Di awal babak pertama Oman tampil percaya diri. Tim asuhan Claude Le Roy tenang dalam mengatur tempo dan mengalirkan bola. Menit ke-19 tembakan Saad Suhail memberi ancaman buat gawang Indonesia namun hanya menghasilkan sepak pojok setelah ditepis Markus Horison. Sedangkan ancaman Indonesia melalui tembakan voli Boas tidak sempurna.
Tekanan dari para pemain Oman menghasilkan gol pada menit ke-31. Berawal dari tendangan bebas di sisi kiri pertahanan Indonesia, bola sundulan Fawzi Bashir mengoyak gawang Indonesia. Oman memimpin 1-0. Tertinggal, Bendol memasukkan T. A. Mushafry menggantikan Budi yang sepertinya belum pulih benar dari cedera.
Indonesia sontak menaikkan tensi permainan. Serangan di menit ke-41 membahayakan gawang Oman. Sayang sundulan Bambang menyambut tendangan penjuru bisa ditangkap kiper Oman, Ali Al Habsi. Namun di menit terakhir babak pertama Indonesia berhasil menyamakan kedudukan jadi 1-1. Boas lolos dari jebakan off-side dan dengan tenang mengontrol bola sebelum melepaskan tendangan yang mengecoh Al Habsi.
Indonesia menggebrak di awal babak kedua melalui tembakan keras Syamsul Bachri dari luar kotak penalti tepat ke pelukan Al Habsi. Dua menit kemudian kesalahan elementer Charis membahayakan gawang Markus. Beruntung sepakan Hassan Rabia melenceng.
Lemahnya koordinasi di pertahanan Indonesia dimaksimalkan Ismail Al Ajmi. Menerima umpan dari rekannya, gelandang Oman itu melewati Isnan Ali dan Charis sebelum memperdayai Markus dengan tendangan keras kaki kanan. Indonesia kembali tertinggal dari Oman.
Oman dengan cerdik menurunkan tempo. Pergantian kembali dilakukan Bendol dengan menarik Isnan untuk digantikan M. Roby di menit ke-67. Tekanan Oman kembali mengancam ketika sundulan Rabia melayang di atas mistar. Kesempatan pergantian pemain diambil Bendol dengan mamasukkan Haryono menggantikan Syamsul. Hingga pertandingan usai Indonesia tidak mampu menyamakan kedudukan. Drama di Senayan juga diwarnai masuknya seorang penonton ke lapangan.
Kekalahan ini memastikan Indonesia gagal melangkah ke putaran final Piala Asia untuk kelima kalinya, meski masih menyisakan satu pertandingan terakhir menghadapi Australia di kandang lawan pada 3 Maret di Brisbane. Sebaliknya Oman membuka kesempatan bersaing dengan Kuwait dan Australia yang hingga tulisan ini naik cetak belum ketahuan hasilnya.(DIM)